19 April 2015

Karena Traveling ke Kawah Ijen dan Baluran Adalah Nikmat Tuhan yang Tak Boleh Kamu Dustakan

kecantikan kawah Ijen

Pesona Baluran dan Kawah Ijen yang terletak di kota Banyuwangi nampaknya telah terdengar hampir ke seluruh nusantara. Dua tempat wisata yang terletak di Provinsi Jawa Timur tersebut memang memiliki keunikan dan keindahan yang luar biasa. Jika Baluran dikenal sebagai Africa Van Java, maka Kawah Ijen muncul dengan pesona api birunya yang konon hanya ada dua di dunia, yakni di Islandia dan Indonesia.

Tapi, tidak hanya dua alasan itu yang membuat kedua tempat wisata tersebut layak kamu kunjungi minimal seumur hidup sekali. Masih ada berbagai alasan kenapa kedua tempat ini terasa begitu istimewa dan berbeda jika dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya. Mau tahu apa saja? Simak di artikel ini, ya!

 

 

1. Tak perlu jauh-jauh ke Afrika jika ingin merasakan sensasi bertualang di sabana. Cukup kunjungi Baluran dan kamu akan menemukan suasana yang sama

savanna ala Afrika

savanna ala Afrika via apakabaramel.blogspot.com

Pernah gak kamu menonton film dengan setting sabana yang ada di Afrika? Jika ya, mungkin dapat terbayang di kepalamu betapa eksotisnya pemandangan di sana. Padang rumput dengan matahari yang bersinar terik serta hewan-hewan liar yang berkeliaran seperti menantang adrenalinmu untuk bertualang menyusuri keindahan tempat tersebut.

Tapi ternyata, untuk merasakan pengalaman menapaki keelokan ala sabana kamu tidak harus jauh-jauh sampai ke benua Afrika. Salah satu tempat di Indonesia tepatnya di Taman Nasional Baluran, wisatawan memiliki kesempatan untuk merasakan pengalaman serupa yang tak kalah seru dari Afrika yang sesungguhnya.

 

 

2. Selain bisa lebih dekat dengan alam, traveling ke Baluran bisa jadi caramu menemukan tempat berlibur yang tenang dan nyaman

tempat yang sepi

tempat yang sepi via fotowisata.com

Selain pemandangan ala sabana yang unik, berlibur ke Baluran membuatmu memiliki kesempatan untuk menenangkan diri. Jauh dari keramaian menjadikan tempat ini sangat cocok dikunjungi oleh kamu yang memang membutuhkan tempat untuk menyendiri. Menikmati pemandangan alam sembari mendengar suara binatang liar secara langsung pasti menjadi pengalaman yang berbeda.

Di tempat ini sejenak kamu dapat melepaskan penat setelah sibuk dengan berbagai rutinitas yang menyita tenaga dan pikiran. Suasana tenang yang akan kamu temukan di sana bisa membawa kesan yang berbeda dalam hidupmu. Menyatu dengan alam sambil menikmati tenang dan nyamannya suasana di sana sudah pasti membuat hidupmu lebih bermakna.

 

 

3. Bagi kamu yang doyan berburu gambar, keelokan panorama alam liar yang ditawarkan Baluran jelas tak boleh dilewatkan

pre wedding juga bisa kamu lakukan di sana

pre wedding juga bisa kamu lakukan di sana via lukihermanto.com

Tidak hanya cocok dikunjungi oleh kamu pemburu kedamaian, para fotografer lokal dan internasional pun kabarnya gemar berkunjung ke Baluran. Tentu saja, mereka datang lantaran ingin berburu gambar. Berada di Baluran dengan berbagai panorama indah yang ditawarkan ibarat surga bagi mereka yang menekuni dunia fotografi.

Berbagai jenis hewan seperti rusa, elang, dan juga monyet yang berkeliaran di Taman Nasional Baluran ikut menambah keistimewaan tempat ini. Siapkan kamera terbaikmu untuk bisa mengabadikan gambar aneka hewan yang bebas berkeliaran di sana. Nah, bagi kamu yang hendak menikah, memilih Baluran sebagai pre wedding pun bisa jadi keputusan yang tepat, lho!

 

 

4. Tak cuma panorama sabana, kamu pun bisa menjejak secuil nirwana di Baluran yang bernama Pantai Bama

Pantai Bama yang indah

Pantai Bama yang indah via www.flickr.com

Menghabiskan waktu di Baluran tidak melulu hanya bisa diisi dengan melihat keindahan sabana saja. Ada Pantai Bama yang keberadaannya juga cukup menarik bagi pengunjung. Kejernihan air pantai yang masih terjaga adalah keunggulan Pantai Bama yang mungkin tidak dimiliki oleh pantai lain. Menyelami alam bawah laut pantai ini juga dapat menjadi pilihan menarik saat berkunjung ke sana.

Selain itu, pemandangan di Pantai Bama juga terlihat semakin cantik dengan adanya deretan pohon mangrove yang tumbuh di sekitar pantai. Tak lupa, kamu pun punya kesempatan menikmati kecantikan sunrise dan sunset di pinggir pantai dengan cara menginap di homestay yang ada di sekitaran Pantai Bama.

 

 

5. Baluran memang istimewa, tapi liburanmu tak akan lengkap tanpa menyambangi Kawah Ijen dengan api birunya yang terus menyala

keunikan api biru

keunikan api biru via www.traveloista.com

Sama seperti Baluran, nama Kawah Ijen pun akhir-akhir ini cukup menjadi cukup populer di kalangan wisatawan. Keberadaan kawah dengan api berwarna buru yang konon katanya hanya ada 2 di dunia yakni di Banyuwangi dan Islandia ini membuat banyak traveler merasa penasaran untuk melihat secara langsung keunikan api tersebut. Kawah Ijen sendiri terletak di atas ketinggian 2.638 mdpl yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 3 jam.

Biasanya para pendaki akan memulai pendakian mulai jam 12 malam. Karena selain keindahan api biru yang terlihat semakin eksotis dalam suasana yang gelap, mengejar pemandangan sunrise di atas kawah dapat juga menjadi pengalaman yang sulit terlupa.

 

 

6. Saat hari mulai terang, sempatkan waktu untuk memelototi warna Kawah Ijen nan terlihat indah dari ketinggian

kecantikan kawah Ijen

kecantikan kawah Ijen via junantoherdiawan.com

Jika sudah ada di atas Kawah Ijen, kamu juga harus mendapat kesempatan melihat keindahan kawah dari ketinggian. Kalau pada malam hari kawah tersebut akan terlihat cantik dengan api birunya, maka di siang hari kawah akan terlihat cantik dengan tampilan warna hijau tosca.

Nah, jangan lupa mengabadikan gambarmu saat berada di atas sana. Suatu hari nanti kamu akan melihat fotomu sambil tersenyum bahagia lantaran pernah menjejakkan kaki di salah satu tempat terindah di Indonesia.

 

 

7. Saat mampir ke Kawah Ijen, kamu punya kesempatan menyapa para penambang belerang yang gigih berjuang di tengah himpitan kebutuhan

semangat mereka menginspirasi

semangat mereka menginspirasi via bobo.kidnesia.com

Selama proses mendaki Kawah Ijen, di sepanjang perjalanan kamu akan bertemu dengan penambang belerang yang bekerja membawa hasil tambang turun gunung. Kalau kamu memperhatikan apa yang mereka lakukan, sudah pasti kamu akan merasa kagum. Bayangkan saja, tanpa adanya alat bantu mereka setiap hari membawa hasil tambang dengan berat sekitar 70-80 kilogram.

Tantangan terasa semakin berat saat mereka setiap harus menghirup asap belerang, tanpa adanya pelindung. Padahal jika dihirup terus menerus asap belerang jelas membahayakan kesehatan. Maka tidak mengherankan bila kebanyakan para penambang akan terkena penyakit pernafasan pada usia 30-an. Melihat perjuangan para penambang tentu akan membuatmu merasa bersyukur dengan kemudahan hidup yang kamu miliki.

 

Berlibur ke Baluran dan Ijen ternyata tidak hanya memberikan sensasi yang menyenangkan saja. Ada banyak hal menarik yang dapat kamu eksplorasi di sana. Karena itu, jangan pernah melewatkan kesempatan untuk dapat berlibur ke kedua tempat tersebut, ya! Selamat berlibur!

 

Featured Image by: junantoherdiawan.com